Ghazy: Anak Kelas 6 SD Yang Jadi Inisiator Gerakan Berbagi Beras di Solo Raya

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter

Mari kita telusuri kisah inspiratif Ghazy Atha Fadlurahman, seorang peserta Rumah Kepemimpinan R3 Yogyakarta Angkatan XI, yang membuktikan betapa kecilnya tindakan dapat menginspirasi banyak orang. Kisah ini bermula delapan tahun yang lalu, ketika anak-anak kelas 6 SD, termasuk Ghazy, mengumpulkan beras setiap hari Jumat untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan di jalanan.

Terinspirasi oleh seorang guru yang dengan tulus membantu tukang becak setiap hari Jumat, Ghazy merasa tergerak untuk berbuat lebih. Dalam salah satu aksi berbagi, saat ibu-ibu pemulung menjadi penerima manfaat, Ghazy menyaksikan betapa sebuah bantuan kecil bisa menyentuh hati dan menghadirkan kebahagiaan yang tulus.

Melalui perjalanan berbagi ini, Ghazy mengerti bahwa kebaikan bukan hanya tentang memberi, tetapi juga merenungkan diri. Ia menyadari bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan, dan kelebihan kita dapat menjadi peluang untuk membantu mereka yang membutuhkan. Seiring dengan kesibukannya dalam aksi kebaikan, Ghazy merasakan perubahan positif dalam hidupnya. Lingkungan yang baik, teman-teman yang mendukung, dan pencapaiannya sebagai mahasiswa di UGM serta peserta Rumah Kepemimpinan semuanya berawal dari tekadnya untuk berbuat baik.

Kini, Ghazy telah mengembangkan gerakan berbagi berasnya menjadi Giras Community. Tak hanya berbagi beras, komunitas ini juga berkontribusi dalam berbagai cara, dari berbagi ilmu, tenaga, hingga waktu melalui menjadi relawan di berbagai tempat, seperti panti ODGJ dan panti asuhan. Gerakan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mereka yang menerima, tetapi juga mengajarkan pentingnya memberikan kontribusi positif pada masyarakat.

Melalui dedikasinya dalam kebaikan, Ghazy membuktikan bahwa tindakan sederhana bisa menginspirasi dan menciptakan perubahan besar. Ia menyarankan agar kita semua selalu mengukur diri dan memastikan bahwa kesibukan kita adalah untuk kebaikan. Dengan semangat dan komitmennya, Ghazy mengajarkan kepada kita bahwa ketika kita berbuat baik pada sesama, bukan hanya manusia yang merasa terbantu, tetapi kita juga mendapatkan dukungan dari Yang Maha Kuasa.

More to explorer

Peran Perempuan dalam Kepemimpinan

Jakarta ─ Ketua Dewan Kerajinan Daerah sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat masa bakti 2018-2023, Hj. Niken

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *