Usai Ramadhan, Peserta RK Yogyakarta Lanjut Tancap Gas Beri Dampak Warga Cianjur

Momen Ramadhan boleh telah usai, akan tetapi keinginan untuk terus bergerak memberi manfaat tidak boleh surut, bahkan seharusnya jadi pembuktian seberapa optimal kebaikan Ramadhan kita serap untuk jadi “modal” semangat di bulan-bulan berikutnya. Seperti yang dilakukan oleh peserta Rumah Kepemimpinan (RK) Yogyakarta ketika bertandang ke Cianjur, Jawa Barat. Jauh-jauh peserta RK Yogya bertandang untuk beri manfaat.

Pada hari Sabtu sampai dengan Senin (14-16 Mei 2022) telah dilangsungkan kegiatan kerja sama antara RK Yogyakarta dan Saka (Satuan Karya) Pramuka BPPK Ciloto. Kegiatan ini dilaksanakan di BPPK Ciloto Kampus Utama, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Aktivitas kerjasama yang dilakukan dalam bentuk Latihan Gabungan dan kegiatan bakti Sosial, dengan tajuk “Latihan Gabungan (Latgab) Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto bersama Rumah Kepemimpinan Regional Tiga Yogyakarta serta Bakti Sosial Kesehatan dan Workshop Financial Planning for Millenial”

Latihan gabungan dan bakti sosial ini memiliki nama lain yaitu NABATI, Nakula Srikandi Bakti Masyarakat. NABATI memiliki kegiatan indoor dan outdoor. Kegiatan outdoor memiliki sasaran anak-anak dan orang tua berupa kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan. Sedangkan kegiatan indoor memiliki sasaran remaja yang berupa sharing materi mengenai financial planning yang pesertanya yaitu peserta Rumah Kepemimpinan Regional Tiga Yogyakarta dan anggota Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto, Cianjur Jawa Barat.

Penerima manfaat dari kegiatan NABATI ini merasa terbantu atas terselenggaranya rangkaian kegiatan yang ada. Rasa syukur dan bahagia tersirat dari senyuman remaja dan warga paruh baya yang turut serta menjadi penerima manfaat kegiatan ini. Mereka menginginkan kegiatan-kegiatan seperti ini rutin diadakan untuk dapat membantu warga masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Menjadi Raksasa di Industri Ayam Petelur

Jadilah seorang penggerak di mana pun kalian berada. Pemuda adalah motor penggerak utama. Al-Muharrik. Bergeraklah, di mana pun bidang yang kalian inginkan!

Gielbran Muhammad Nur Fakultas Perternakan Universitas Gadjah Mada 2019. Rumah Kepemimpinan Angkatan X Regional 3 Yogyakarta

====================

Mau tau tentang kiprah Pemimpin Muda lainnya yang dibina di Rumah Kepemimpinan? Yuk ikuti kanal sosmed kami!

Dibalik Manisnya Kemenangan

“Selalu libatkan Allah dalam setiap langkah, jangan takut mencoba dan semangat, nggak ada usaha yang sia sia,”

Qusnul Chotimah Mahasiswi Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Angkatan 2019. Peserta Rumah Kepemimpinan Angkatan X – Regional Yogyakarta

====================

Mau tau tentang kiprah Pemimpin Muda lainnya yang dibina di Rumah Kepemimpinan? Yuk ikuti kanal sosmed kami!

Siap ga Siap, Ikut Lomba aja Dulu!

“Nikmati sebuah proses dan berani lah untuk menghadapi tantangan, maka suatu saat kita akan merasakan hasil dari proses itu.”

Moh. Rofiq Mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Angkatan 2018. Peserta Rumah Kepemimpinan Angkatan X Regional 1 Jakarta Putra

====================

Mau tau tentang kiprah Pemimpin Muda lainnya yang dibina di Rumah Kepemimpinan? Yuk ikuti kanal sosmed kami!

Asisten Lab dengan Prestasi Level Internasional Bermodal Nekat! – Surya Adikara Putra

Jangan mudah menyerah dan percayakan semuanya pada proses. Yakinlah bahwa nggak ada yang instant, mie instant aja butuh dimasak dulu sebelum dimakan kan wkwk.

Jangan mudah menyerah dan percayakan semuanya pada proses. Yakinlah bahwa nggak ada yang instant, mie instant aja butuh dimasak dulu sebelum dimakan kan wkwk.

Surya Adikara Putra
Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Fakultas Teknik Sipil Perencanaan dan Kebumian (FTSPK) Angkatan 2018 Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 4 Surabaya Angkatan X

Terima kasih sudah membaca cerita Surya, yang nggak ragu memulai langkah untuk terus mengukir karya! Kira-kira hal apa nih Sob yang mau kamu mulai jelang awal tahun depan? Drop di kolom komen ya agar kita doakan bersama~

Artikel Surya –> https://www.instagram.com/p/CX2w1XYPQBp/

Keteguhan Atha Sang Muslimah Jawara Karateka

Athaya Nadiya Asyhar Mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Angkatan 2018. Peserta Rumah Kepemimpinan Regional Putri Bobana (Bogor, Bandung, Nangor) Angkatan X.


Atha bersyukur bahwa ia selalu di-trigger untuk terus berprestasi dan berkontribusi. Berjuang di ranah Karate membuatnya terus merefleksikan dua hal tersebut (prestasi dan kontribusi) sampai mendorongnya pada aksi nyata, terus BERTANDING dengan upaya terbaik!


Dari Atha kita belajar untuk tidak berhenti berusaha dan percaya atas semua kemungkinan yang Allah hadirkan. Seperti Atha yang terus berlatih sampai mempertemukan ia pada momen debutnya sebagai Karateka!


Dukung selalu, Rumah Kepemimpinan dengan donasi terbaik Bapak-Ibu, dan Abang-Mbak semua melaluai tautan berikut :
https://bit.ly/BantuPemimpinMuda

Evaluasi Semester 3 Rumah Kepemimpinan: Momen Perubahan dan Perbaikan

Momen perubahan dan perbaikan

Pada bulan Desember 2021, Rumah Kepemimpinan mengadakan evaluasi semester ketiga untuk peserta angkatan 10. Evaluasi ini merupakan pengalaman kedua evaluasi bagi Regional Putri Bogor Bandung Jatinangor (R-Bobana) dan Regional Nusantara (RKN) namun terhitung evaluasi semester ke-3 bagi regional lainnya. Rangkaian evaluasi meliputi self-assessment, ujian tertulis, refleksi, perbaharuan CV, momen bersama evaluator, dan evaluasi eksternal. Evaluasi kali ini tidak hanya melibatkan stakeholder yang bersinggungan dengan Rumah Kepemimpinan. Namun ada poin istimewa yaitu keterlibatan pihak eksternal dalam mengevaluasi peserta.

Rumah Kepemimpinan menyadari bahwa dampak pembinaan idealnya dirasakan langsung oleh keluarga, rekan, atau partner organisasi. Ibarat cermin, peserta diberikan kesempatan untuk merefleksikan apa yang orang lain lihat terhadap perubahan baik yang terjadi pada dirinya selama membina diri di Rumah Kepemimpinan. Lebih jauh lagi, hasil evaluasi eksternal ini juga membantu validasi ketercapaian learning outcomes bagi Rumah Kepemimpinan sebagai lembaga. Kebaruan dalam proses evaluasi ini disambut baik oleh peserta. Tidak jarang peserta merasa penasaran akan hasil evaluasi eksternal yang di tujukan untuk dirinya. Dari sini para peserta mengetahui bahwa evaluasi pembinaan tidak hanya bentuk pertanggungjawaban peserta pada lembaga, namun lebih jauh lagi evaluasi adalah bentuk pertanggungjawaban Rumah Kepemimpinan kepada Ummat.

Pada evaluasi semester kali ini 95% peserta dinyatakan memenuhi standar kualifikasi peserta di semester ketiga, dan berhak melanjutkan proses pembinaan di semester berikutnya meskipun ada sebagian yang lulus dengan angka yang tipis dan dalam pemantauan ketat selama satu bulan masa percobaan. Sementara 5% peserta dinyatakan selesai masa pembinaan di asrama. Semoga hasil ini dapat memberikan dampak yang baik bagi seluruh peserta, baik yang lulus maupun yang selesai.

Juara Lomba Hifzil Quran 10 Juz, Another Level of Dunia Per-ngoding-an | Faatihah Tharra Sabbih

Mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Angkatan 2019 yang juga menjadi Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 1 Jakarta Angkatan X. Dalam ajang kompetisi hafalan Quran di UI atau yang lebih dikenal MTQ-UI, Alhamdulillah Tharra berhasil meraih juara 3 cabang lomba hifzil 10 juz. Dahsyat banget! Dalam cabang lomba itu ia diminta menjawab 3 soal dengan melanjutkan ayat sebanyak satu halaman. Menariknya, ayat yang diuji acak lho~~ #tabarakallah

Tharra cerita kalau ia pernah menjalani studi di pesantren quran. Ajang MTQ ini men-trigger dirinya untuk terus catch-up dengan hafalan Quran. Bukan rahasia umum, banyak penghafal Quran yang mengalami masa-masa sulit dalam mempertahankan hafalan mereka khususnya ketika menghadapi masa transisi dari lingkungan yang kondusif ke lingkungan yang sangat dinamis~

Alhamdulillah Allah berikan kemudahan untuk murojaah. Di tengah kehidupan kampus dan intern sempat membuat Tharra ngerasa ngga sempet untuk punya jadwal murojaah yang intensif. Tapi Tharra tidak menyerah! Ia coba membangun habit dari hal-hal kecil seperti menyempatkan Quran time sebelum memulai kegiatan. Ternyata ini berdampak besar loh Sob. Murojaah dari juz yang mudah atau surah favorit, cari temen untuk setoran, juga perlu dicoba yaa ~

Tharra merasa sengat terbantu untuk menumbuhkan habit dekat dengan Al-Quran melalui program pembinaan RK, di antaranya targetan tilawah satu juz setiap hari, setoran hafalan mingguan (Tahsin Tahfizh Al-Quran), challenge bulanan, dan lainnya. Alhamdulillah usahanya bertemu dengan kuasa Allah. Dirinya berhasil murojaah lagi dan comeback dengan ikut cabang juz yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Tharra sedang menempuh jalan perjuangannya bersama Al-Quran. Teman-teman peserta RK lainnya juga sedang berupaya menjadi orang-orang yang dekat Al-Quran (ahlul quran). Sobat juga kan? Cerita juga ya di kolom chat biar mimin makin semangat.

Living with the Giants

Bening Kalimasada Aura Keindahan atau akrab disapa Bening merupakan mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Indonesia sekaligus Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 1 Jakarta angkatan X. Duduk di bangku perkuliahan pada tahun 2018, saat ini Bening sedang berjuang menyelesaikan studinya di semester 6. Tidak hanya kuliah, ia juga aktif dalam beberapa kegiatan, salah satunya komunitas Teens Go Green Indonesia. Bening juga sangat suka menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk tulisan melalui blog Penggamit Kalimasada. Silakan mampir ke blog pribadinya untuk menyelami setiap buah pikirnya. Kegemarannya dalam menulis membawa Bening bersama timnya menjuarai International Student Engineering Conference dengan kategori Best Paper and Presentation.

10 bulan dibina dan ditempa di Rumah Kepemimpinan, meninggalkan kesan yang mendalam untuk Bening. Baginya, penting bagi seorang pemimpin untuk memperhatikan aspek spiritualitas sebab mereka akan berkontribusi kepada masyarakat dan lingkungan. Oleh karena itu, RK menyediakan tools tracking ibadah harian dan kajian keislaman agar proses penempaan berjalan optimal dan utuh. Selama menjalani masa pembinaan, Bening pernah suatu hari diminta membuat life plan dan visualisasi mimpi. Hal ini “menampar” Bening agar ia bisa membuat perencanaan strategis dan aksi konkret sehingga aktivitas yang dilakukan sehari-hari lebih teratur dan lebih jelas.

Pembinaan di RK kerap mempertemukan peserta dengan orang-orang hebat (raksasa). Raksasa itu, menurut Bening, bukan hanya orang-orang dengan jabatan struktural saja, melainkan yang berprestasi dan berperan aktif di lingkungan sekitarnya. “Sangat berkesan! Living with the Giants membuat aku merasa harus bisa semangat menjadi salah satu Giants itu,” ucap Bening pada suatu kesempatan. Untuk bersemangat membuka peluang hal-hal baru, Bening berupaya berkembang dan bersinergi dengan orang lain.

“Memiliki teman, sahabat, dan saudara di dalam keluarga ini adalah hal yang sangat luar biasa. Walaupun kami bercengkerama secara online, ikatan hati sudah terasa seakan kita sudah bertemu secara langsung. Tabarakallah!” semangat Bening dalam menceritakan pertemanan dan kehidupannya di asrama.

Sebagai peserta RK, memiliki pencapaian dan prestasi adalah hal yang sangat dianjurkan. Setiap bulan disediakan satu wadah bernama Malam Apresiasi untuk saling berbagi inspirasi dan mengapresiasi setiap progres yang dilakukan. Menurut Bening, salah satu prinsip yang harus dijaga agar bisa terus semangat berprestasi adalah, niat dan tujuan. Keduanya harus lillahi ta’ala, lurus mengharap ridha Allah semata .

“Dalam berprestasi penting agar kita tidak melihat orang lain. Tidak pula membandingkan diri dengan orang lain. Setiap orang punya kecepatan yang berbeda-beda. Belajarlah menerima segala progres yang sedang dilakukan,” pesan Bening untuk diri dan sekitarnya.

Spirit Perubahan 10 Bulan Masa Pembinaan Ala Sasa

Aisha Rizqy Paramitha atau akrab dipanggil Sasa adalah mahasiswa penerima beasiswa Rumah Kepemipinan Regional Jakarta Putri angkatan 10. Sejak 2018, Sasa aktif menempuh pendidikannya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia jurusan Bisnis Islam. Kini, Sasa sudah menginjak bulan ke-10 masa pembinaan dan merasakan banyak dinamika kehidupan. Kadang merasa sangat semangat, ada juga masa-masa berada di titik terendah. Meski demikian, pembinaan ini melatih konsistensi dan resilience dalam menjalankan aktivitas.

Aktivitas yang dilakoni oleh Sasa perlahan membuatnya tertantang dalam melakukan berbagi hal untuk improvisasi. Seperti dalam management diri dan waktu. Sasa diberikan banyak tools, diajak membuat lifeplan, dan mengevaluasi diri. Salah satu hal yang diterima Sasa selama dibina di Rumah Kepemimpinan adalah berubahnya pola pikir. Growth Mindset adalah hal yang didapatkan selama masa pembinaan ini. Sasa lebih merasa tidak cepat puas diri dengan apa yang dicapai. Semakin enjoy mengukir pencapaian baru dan pencapaian tersebut bukan sekadar menang, tapi untuk mengasah intelijensi dan menguatkan karakter diri.

Saat ini aktivitas Sasa terbilang cukup padat, tidak hanya kuliah, Sasa juga mengambil kesempatan sebagai asisten dosen, content marketing intern di Ruangguru, memegang proyek bisnis bersama teman-teman di Padang, belajar digital marketing di Rakamin Academy, dan sedang dalam persiapan keberangkatan ke National University of Ireland dalam program IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) di semester depan. (Mohon doanya!) Di tengah aktivitas yang padat, Sasa senantiasa berupaya mengelola waktu dan energinya.

Teman-teman dan lingkungan yang prestatif nan suportif memberikan energi positif dan menjadi tonggak buat Sasa agar bisa lebih maju dan berkembang. Kini, jejaring atau network Sasa semakin meluas. Ke manapun Sasa pergi, ia akan bertemu teman-teman Rumah Kepemimpinan dari berbagai wilayah Indonesia baik dari timur maupun barat yang memiliki peran-peran strategis di kampusnya. Senang sekali bisa berdiskusi dan belajar dari mereka. Hal ini juga memberikan value added bagi Sasa.

Rasanya senang melihat teman-teman berprestasi dan Sasa turut bangga akan hal itu. Bersama-sama mulai dari 0 saat dibina di RK, Sasa dan teman-temannya berdinamika dan berkembang menjadi lebih baik. Lingkungan yang kondusif ini membuatnya terus bersemangat mencari peluang-peluang kontribusi dan men-challenge diri.

“Di dalam hidup ada yang berjalan sesuai rencana, ada juga yang tidak. Itu adalah hal yang biasa. Kamu sudah melakukan yang terbaik selama kamu mencoba dan keluar dari zona nyamanmu. Kita mungkin akan gagal di beberapa kesempatan, tapi jangan lupa kalau itu merupakan cara belajar. Bahkan, kamu sudah menjadi pemenang dengan melawan ketakutan-ketakutan dari dalam dirimu!” pesan Sasa untuk teman-temannya dan dirinya sendiri.