Training Jurnalistik Pemimpin Muda Rumah Kepemimpinan Regional Bandung

photo_2019-07-23_16-30-43
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Bandung, 17 Juli 2019 – Sedang berlangsung acara Training Jurnalistik dan kepenulisan Rumah Kepemimpinan Regional 2 Bandung. Bersama Mas Uruqul Nadhif Dzakiy Pimpinan majalah Ganesha 2011-2012.

Di Indonesia, istilah “jurnalistik” dulu dikenal dengan “publisistik”. Dua istilah ini tadinya biasa dipertukarkan, hanya berbeda asalnya. Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa. Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan publisistik dengan jurnalistik. Publisistik juga digunakan untuk membahas Ilmu Komunikasi.

Di Indonesia, perkembangan kegiatan jurnalistik diawali oleh Belanda. Beberapa pejuang kemerdekaan Indonesia pun menggunakan kewartawanan sebagai alat perjuangan. Di era-era inilah Bintang TimoerBintang BaratJava Bode, dan Medan Prijaji terbit.

Kemerdekaan Indonesia membawa berkah bagi Jurnalis dan kewartawanan. Pemerintah Indonesia menggunakan Radio Republik Indonesia sebagai media komunikasi. Menjelang penyelenggaraan Asian Games IV, pemerintah memasukkan proyek televisi. Sejak tahun 1962 inilah Televisi Republik Indonesia muncul dengan teknologi layar hitam putih.

More to explorer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *