Ambil Peran sebagai Penyuluh Kehutanan – Ernas Isnaeni Lukman

photo_2021-08-12_21-30-05
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Ermas Isnaeni Lukman atau biasa dipanggil Ermas adalah seorang Penyuluh Kehutanan dengan bidang kerja lingkungan hidup dan kehutanan. Wilayah kerja lulusan IPB ini mayoritas 98% di perairan laut tropis yang mana relevan dengan studi S1 yang ia ambil. Dirinya memfokuskan diri di ranah pemberdayaan masyarakat yang cukup nyambung dengan pekerjaan sebelumnya sebagai pendamping Badan Usaha Milik Desa Pemprov Jawa Barat dalam program Patriot Desa.

Pada seleksi CPNS tahun 2019, Ermas memilih formasi sebagai Penyuluh Kehutanan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di instansi Balai Taman Nasional (BTN) Bunaken. Sebagai seorang lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, ilmu yang pernah ia dapatkan selama kuliah tidak sia-sia dan bisa bermanfaat untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Sejak kuliah Ermas mengambil peminatan di laboratorium divisi Ekobiologi dan Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan, maka tak ayal dirinya kini passionate pada ranah pemberdayaan masyarakat atau organisasi.

Ia sering mengikuti kegiatan kampus berupa pengabdian ke desa-desa lingkar kampus atau aksi sosial lainnya. Ia juga memiliki pengalaman serta softskill seperti public speaking, negosiasi, handling mass communication, dan leadership karena sudah terbiasa selama di kampus.

Pria yang menggemari dunia sepak bola dan futsal ini ternyata juga hobi travelling. Bahkan sekarang coba mengekspresikan diri di bidang selam. Untuk travelling, Ermas merasa tertantang mendatangi tempat tempat baru. Meskipun pekerjaannya banyak di suasana pantai, ia selalu merasa senang bila menjelajahi daerah pegunungan.

Untuk menunjang karirnya saat ini Ermas aktif mengikuti kelas pelatihan online bidang enterpreneur atau webinar terkait keilmuan.

Hidup jauh dari keluarga membuat Ermas sering melakukan silaturahmi dengan berbagai jaringan dan latar belakang di kota baru tempat ia tinggal kini, kota Manado. Di tempat baru, Ermas belajar membaur dengan masyarakat lokal yang berbeda suku dengan tempat kelahirannya. Ia belajar budaya serta bahasa agar bisa melebur dengan mereka tetapi tetap memegang teguh nilai nilai ROOM-PK.

Ermas mengaku bahwa Rumah Kepemimpinan sangat berperan pada kehidupannya saat ini. Nilai ROOM-PK dan jati diri anak RK melekat utuh dalam dirinya. Ia merasa bersyukur bisa merasakan pembinaan di RK sehingga dirinya bisa beradaptasi dengan baik sebagai seorang pendatang di tanah Sulawesi dan tetap memegang teguh nilai keislaman di tengah keberagaman suku serta agama.

More to explorer

Cinta yang Tak Biasa

Eka Primadestia Kusumawardani atau biasa disapa Eka adalah alumni Rumah Kepemimpinan angkatan 8 dan merupakan lulusan Ilmu Administrasi Universitas Indonesia 2014. Cinta

Bersama Tangkal Radikalisme

Silaturahim Korbinmas Baharkam Polri dan Rumah Kepemimpinan Kegiatan “Sambang”, Menghadirkan Pembelajaran dari Seorang Mantan Narapidana Kasus Terorisme Telah berlangsung Acara ‘Sambang’ dari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *