Pesta Kebaikan, Upaya Mengasah Kepekaan Sosial

Pesta Kebaikan menjadi suatu kegiatan challenging bagi setiap para peserta National Leadership Camp 2023. Kegiatan ini menjadi challenge sekaligus wadah untuk mengasah kepekaan dan kepedulian sosial para peserta.

Para peserta yang terbagi ke dalam 43 kelompok kemudian ditantang untuk melipatgandakan uang dari modal awal sebesar Rp50.000 setidaknya menjadi Rp500.000 dalam kurun waktu tertentu.

Dimulai dari PPPPTK Bahasa, Jakarta Selatan para peserta kemudian bertolak ke lokasi dimana mereka menjalankan misinya masing-masing di sekitaran Jakarta dan Depok.

Berbagai strategi dan usaha peserta lakukan dari berjualan, open commission, open donasi, dll. Seperti yang dilakukan kelompok 18 yang menjadi pemenang dalam challenge ini, Nurul, dkk berstrategi dengan cara membuka open commission jasa ilustrasi sekaligus berdonasi. Tak hanya untuk mengumpulkan uang, pesta kebaikan ini juga menjadi ajang bonding antar peserta.

Setelah 2 (dua) jam melipatgandakan modal awal, para peserta kemdian ditantang untuk melipatgandakan kebaikan dengan aksi-aksi sosial dari uang yang berhasil dikumpulkan. Beragam aksi sosial dilakukan, ada yang kemudian memborong dagangan para pedagang yang belum laku, ada yang kemudian membagikan paket sembako dan makanan gratis kepada mereka yang membutuhkan. dari mulai para pedagang yang sedang menjajakan dagangannya, kuli bangunan yang sedang bekerja, ojek online yang sedang menunggu penumpang, pak ogah diperempatan jalan, juga lansia yang sedang duduk bersantai.

Pesta Kebaikan tak sekadar menciptakan dampak sosial positif, namun juga mempererat hubungan antar peserta, bersama-sama mereka berjuang untuk menjalankan misi kebaikan. Hasilnya, terkumpul dana sebesar Rp12.784.000 dan diteruskan dalam aksi-aksi sosial kepada 1.184 orang penerima manfaat dalam kurun waktu kurang dari 5 jam.

Pesta Kebaikan menjadi wujud nyata dari semangat kepedulian dan kerjasama dalam membantu sesama. Melalui langkah-langkah kecil, para Peserta Rumah Kepemimpinan telah menunjukkan bagaimana kebaikan dapat dihadirkan dalam aksi-aksi nyata. Semoga dari sedikit kebaikan yang ditebarkan mampu mengukir senyuman, kebahagiaan, pun bisa menjadi inspirasi untuk melahirkan kebaikan-kebaikan lainnya.

Silaturahim Memelihara Sinergi: RK dan MTT Telkomsel Perkuat Kerjasama

Jakarta, 20 September 2023 – Pada hari Rabu, 20 September 2023, terjadi pertemuan penting antara perwakilan dari RK (Rumah Kepemimpinan) dan MTT Telkomsel. Pertemuan ini dihadiri oleh Muhammad Fathan Mubina, Direktur Resource Mobilization dari RK, dan Adhe Andyka, Program Manager dari MTT Telkomsel. Pertemuan ini merupakan salah satu bentuk silaturahim yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama yang telah terjalin antara kedua belah pihak.

Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan mengenai kerjasama dalam program “Sahabat Pemimpin” yang diselenggarakan oleh RK.

Pihak MTT Telkomsel telah memberikan dukungan yang signifikan terhadap program Sahabat Pemimpin RK. MTT Telkomsel telah memberikan beasiswa kepada empat angkatan peserta program ini. Setiap angkatan program Sahabat Pemimpin RK ini terdiri dari empat peserta yang dipilih melalui proses seleksi ketat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mengungkapkan harapannya agar silaturahim dan interaksi antara peserta program dengan MTT Telkomsel dapat menjadi lebih akrab, cair, dan alami. Kerjasama yang erat antara peserta program dengan MTT Telkomsel diharapkan akan menciptakan peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Muhammad Fathan Mubina, Direktur Resource Mobilization RK, mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh MTT Telkomsel. Ia menyatakan, “Kerjasama dengan MTT Telkomsel telah memberikan dampak positif yang besar pada perkembangan program Sahabat Pemimpin. Kami sangat berterima kasih atas dukungan mereka, dan kami berharap dapat terus memperkuat sinergi ini.”

Adhe Andyka, Program Manager MTT Telkomsel, juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang berfokus pada pembangunan generasi muda yang kreatif dan berpotensi. Ia mengatakan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program seperti Sahabat Pemimpin RK yang memiliki dampak positif dalam membentuk masa depan pemimpin yang lebih baik.”

Pertemuan ini mencerminkan semangat kolaborasi antara sektor swasta dan organisasi nirlaba dalam mendukung pendidikan dan pengembangan kepemimpinan generasi muda. Dengan terus memperkuat kerjasama ini, diharapkan program Sahabat Pemimpin RK akan semakin sukses dalam membentuk pemimpin masa depan yang berkompeten dan berintegritas.

UPSKILLING YAPI : RK Menyelenggarakan Workshop & Training for Trainers untuk Pengurus Yayasan Asrama Pelajar Islam

Jakarta, 8 Oktober 2023 – Rumah Kepemimpinan dan Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI) dengan sukses menggelar program Workshop & Training for Trainers (UPSKILLING YAPI) di Rawamangun, Jakarta Timur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola dan pengurus asrama serta memperkuat pembinaan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta penguatan sikap pembinaan.

Workshop dan Training for Trainers ini berlangsung selama empat hari, yaitu pada tanggal 30 September hingga 1, 7, dan 8 Oktober, dan melibatkan para ahli di bidangnya masing-masing. Para pembicara terkemuka termasuk Drs. Mustain, MM (Wakil Ketua 2 YAPI), Adi Wahyu Adji, S.Si., MSM. (CEO Rumah Kepemimpinan), M. Fathan Mubina, S.IP. (Resources Mobilization Rumah Kepemimpinan), Andi Junasa Andhika, S.E. (Direktur Business Development Rumah Kepemimpinan), Aqil Wilda Arief, S.T., M.Kesos (Project Manager NICE Global Impact), Ahmad Yanis Audi, S.Si. (Program Development CIAS), Yessy Nur Handayani, SKM., M.Si. (Beneficiaries Lead Rumah Kepemimpinan), Nur Ihsan Robbiyanto, S.T. (Program Coordinator CIAS), dan Enung Azizah Mulyawati, S.Si. (Program Specialist NICE Indonesia).

Pembukaan kegiatan berlangsung pada tanggal 30 September 2023 di Ruang Rapat Gedung Utama YAPI. Drs. Mustain, MM., selaku Wakil Ketua 2 YAPI, menyampaikan kegembiraannya dengan kata, “Saya sampaikan terimakasih kepada rumah kepemimpinan dan rekan-rekan yang sudah hadir, harapanya melalui workshop dan training ini dapat kita mencontoh manajerial yang telah lama dijalankan Rumah Kepemimpinan dapat dilakukan di YAPI. Kerjasama ini sebagai bagian dari langkah YAPI lebih baik kedepanya.”

“Kami menyadari bahwa YAPI punya pengalaman panjang, jauh dibandingkan RK yang baru menginjak usia 21 tahun. Namun yang pasti kami senantiasa berupaya maksimal salah satunya melalui Workshop & Training ini sebagai bentuk memfasilitasi pengelola dan pengurus asrama untuk meningkatkan pemahaman maupun life skill ” tambah Yessy Nur Handayani, M.Si., Project Manager Kerjasama YAPI dan Rumah Kepemimpinan.

“Pelaksanaannya sangat luar biasa karena saya memperoleh banyak pengetahuan baru. Para pembicara sangat menarik, dan mereka berhasil menjaga suasana tetap hidup sepanjang acara. Selain itu, peserta juga aktif terlibat sepanjang sesi. Secara singkat, ini luar biasa,” ujar Mas Ruhidin, yang hadir sebagai peserta workshop sekaligus mentor asrama.

Sebagai bagian dari rangkaian program kerjasama “Revitalisasi YAPI” antara Rumah Kepemimpinan dan YAPI, inisiatif workshop dan training ini diharapkan dapat mempersiapkan semua pengelola dan pengurus asrama dalam sistem pembinaan YAPI dengan pemikiran, keterampilan dan kemampuan mereka.

Orientation Camp InSTARter

Offline Orientation Camp (bootcamp) INSTARTER dilaksanakan pada 26-28 Agustus 2023. Agenda ini diikuti oleh 100 Awardee terpilih dari 2.508 orang mahasiswa/i yang berasal dari 459 PTN/PTS se-Indonesia. Agenda ini dilaksanakan di 4 (empat) lokasi yang berbeda yaitu Rindam Jaya, Lingkung Gunung, Sungai Cisadane, dan juga di kantor pusat PT Paragon Technology and Innovation.

InSTARter merupakan program inkubasi para pemimpin wirausaha muda Indonesia yang matang baik dalam karakter kepemimpinan serta keahlian entrepreneurship maupun intrapreneurshipnya.

Pembukaan agenda bootcamp dilaksanakan pada hari sabtu, 26 Agustus 2023 di Rindam Jaya pada pukul 10.30 WIB oleh Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan, yaitu Adi Wahyu Adji. Sedangkan, penutupannya dilaksanakan pada hari Senin, 28 Agustus 2023 pukul 16.30 WIB di kantor pusat Paragon oleh M. Adi Yasir selaku Head of Stakeholder Relations at PT Paragon Technology and Innovation, dan dihadiri oleh Executive VP sekaligus Chief Administration Officer Paragon, yaitu Mifathuddin Amin.

Hari pertama dan kedua di Rindam Jaya, bertempat di area bela negara. Para peserta dilatih oleh TNI dalam hal patriotisme, cinta tanah air, dan belajar bagaimana menghargai sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang menjadi dasar identitas nasional. Hal ini akan memperkuat rasa tanggung jawab mereka terhadap kepentingan negara dan semangat persatuan NKRI.

Selain itu, para peserta juga dilatih kesiapan fisik dan mentalnya. Harapannya para peserta bisa merasakan urgensi menjadi kuat, baik secara fisik mental, agar bisa menghadapi situasi yang penuh tekanan dan tantangan. Hal yang tak kalah penting lainnya, para peserta diajarkan etika dan integritas yang harus dipegang teguh, termasuk menghormati hak asasi manusia dan melaksanakan tugas dengan disiplin, serta proporsionalitas dan keadilan.

Selain dilatih oleh TNI, para peserta juga dipertemukan dengan para calon mentor mereka yang merupakan founder sekaligus CEO diberbagai perusahaan start-up dalam inspring talk. Pada kesempatan tersebut hadir Firman Siregar, ST. QWP. RTA. CSA yang merupakan Founder PT. Kuliah Saham Indonesia; Akbar Tafisili, Co-Founder Skolla EdTech; Fadlinnisa Nasution, yang merupakan Founder dan CEO PT. Ambassee Global Makmur; Abidah Syauqina, M.Sc., Co-Founder Teman Bisnis App; dan Ahsan Sihotang, yang merupakan Founder Souvia.co.id yang menjadi pemateri dan mentor.

Berpindah ke Lingkung Gunung Adventure Camp, Kabupaten Bogor menjadi ajang untuk bonding antar peserta dengan adanya challenge untuk beyond dan kreatif berpikir di luar kotak, menemukan solusi yang inovatif, dan mengatasi rintangan yang mungkin muncul. Para peserta juga diberikan pembekalan untuk menemukan potensi dan jalan terbaik untuk memaksimalkan keunikan serta keunggulan diri dengan workshop Menuju Puncak Manfaat (MPM) yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan, Adi Wahyu Adji.

Para peserta juga melaksanakan rafting (arung jeram) di aliran sungai Cisadane. Kegiatan ini diharapkan menjadi team bonding dengan terbentuknya hubungan yang kuat dan membangun kerja tim yang efektif. Harapannya melalui interaksi yang intensif dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan bootcamp ini mereka belajar untuk saling menghormati, mendengarkan, dan bekerja sama. Disisi lain, ini menjadi program take-off yang mengajarkan para peserta prinsip-prinsip dalam memulai program InSTARter dan bagaimana mereka memiliki endurance dalam menjalani program InSTARter selama 2 tahun secara efektif dan menyenangkan serta membanggakan.

Di hari terakhir, para peserta berkesampatan untuk hadir di Town Hall Paragon 3, yang merupakan kantor pusat Paragon. Para peserta disambut oleh Suci Hendrina (Head of CSR & Corporate Communication) dan Kayla Ashilla Putri Maudia (Employer Branding Paragon) bersama tim. Sebelum bootcamp ditutup terdapat sharing session bersama Dania Asri Dewi yang merupakan Head of Talent Acquisition and Paragon Profiling Center. Adanya sesi tersebut diharapkan para peserta merasa disambut oleh seluruh Paragonian dan merasakan bahwa dirinya bagian dari Paragon selayaknya anggota keluarga di rumah sendiri.

Para peserta pun diharapkan dapat mengenal dan memahami kunci-kunci terkait Paragon dan menjiwai diri sebagai seorang Paragonian. Setelah agenda bootcamp ditutup, dengan didampingi oleh Paragonian, para awardee InSTARter melakukan company tour di kantor pusat Paragon, khususnya area Paragon 3.

Apresiasi Kemitraan di Acara National Leadership Camp 2023

Rumah Kepemimpinan telah berhasil mencapai usia 21 tahun, prestasi ini tak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh mitra-mitra strategis, baik dari institusi maupun individu. Sejak tahun 2002, berbagai mitra strategis telah secara bergantian memberikan dukungan yang berarti bagi Rumah Kepemimpinan. Pada acara National Leadership Camp 2023, kami dengan bangga mengundang mitra-mitra strategis yang telah memberikan dukungan berupa donasi bagi berjalannya program Rumah Kepemimpinan.

Sesi apresiasi ini ingin menyampaikan dua pesan penting. Pertama, kami ingin mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada mitra-mitra yang telah berkesinambungan mendukung perjuangan RK hingga saat ini. Setiap dampak positif yang telah tercipta, baik oleh peserta maupun alumni RK, adalah hasil dari kontribusi berharga yang telah diberikan oleh para mitra kepada RK.

Pesan kedua yang ingin kami sampaikan adalah pesan penting bagi para peserta RK. Kehadiran mitra-mitra ini dalam program RK bukanlah sekadar formalitas, melainkan sebuah pengingat berarti bahwa mereka memiliki keyakinan besar pada peserta. Mereka percaya pada visi dan idealisme para peserta. Dengan kepercayaan ini, harapannya adalah para peserta akan semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat sekitarnya.

Kami juga ingin mengenalkan mitra-mitra strategis yang hadir dalam acara ini, yaitu perwakilan dari:

  • Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF)
  • Maybank Indonesia
  • Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI)
  • Sekolah Islam Terpadu Nurul Fikri (SIT Nurul Fikri)
  • Skolla Edtech

Khususnya, pada kesempatan ini, kami ingin mengumumkan dengan bangga bahwa Maybank Indonesia telah memberikan dukungan simbolik dalam bentuk donasi sebesar Rp 250.000.000 untuk mendukung program pembinaan dan wakaf pembangunan asrama R4 di Surabaya. Kami berharap, dengan dukungan khusus ini, serta partisipasi aktif para alumni R4 Surabaya, asrama ini akan menjadi pusat yang mendorong perkembangan kepemimpinan pemuda di Surabaya.

Sharing Alumni NLC 2023: Wawasan Penting dari Berbagai Klaster Karier

Jakarta, 26 Agustus 2023 – National Leadership Camp (NLC) 2023, yang diselenggarakan oleh Rumah Kepemimpinan, menghadirkan berbagai sesi Sharing Alumni yang memberikan wawasan penting bagi peserta dari berbagai klaster karier.

Klaster Akademisi dan Riset

Pada sesi akademisi dan riset, Aulia Qisthi, seorang dosen di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI), membahas peran penting Tridharma Perguruan Tinggi dan komponen utama tugas seorang dosen, seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Izzudin Al-Farras, seorang peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), membahas tahapan karier akademisi dan peneliti serta perbedaan antara riset akademik dan riset kebijakan.

Klaster ASN

Dalam klaster ASN, Habibi Yusuf Sarjono, seorang ASN yang telah berhasil mencapai prestasi dalam karirnya, memberikan wawasan tentang karir di sektor publik, dengan penekanan pada komitmen, persiapan awal, dan tahapan karier dalam ASN.

Salim Fauzanul Ihsani, seorang ASN yang berkarir di Kementerian Keuangan, membagikan pengalamannya dan menyoroti perbedaan pendapatan ASN serta kelebihan dan realitas menjadi seorang ASN.

Klaster Sektor Ketiga

Sesi sektor ketiga menghadirkan Khuzaifah Hanum, Plt. Kepala Biro Koordinasi, Kerjasama, dan Harmonisasi Kebijakan BAZNAS RI, yang membahas pentingnya peran organisasi non-pemerintah (NGO) dalam mewujudkan keadilan sosial dan bagaimana individu dapat berkontribusi melalui berbagai jalur.

Siti Nurlaila Indriani, seorang peneliti di Su-re.co, membagikan pengalamannya sebagai seorang peneliti lingkungan dan menggambarkan peran sektor ketiga dalam menciptakan perubahan sosial dan lingkungan.

Klaster Profesional

Dari klaster profesional, peserta mendapatkan wawasan dari Ihkam Aufar Zuhairi, Senior Product Manager di Blibli.com, dan Taufiqullah Assyaukani, Marketing Director at Mayora, tentang berwirausaha, menjadi pemimpin visioner, serta tantangan dan peluang dalam dunia profesional. Mereka juga memberikan inspirasi tentang komitmen, kesabaran, dan visualisasi visi dalam mencapai tujuan karier.

Klaster Entrepreneur

Dalam klaster entrepreneur, Faisal Ramli, CEO Rumah Sehat, dan Akbar Buana Tafsili, COO Skolla Edtech, berbagi pengalaman dari dunia berbisnis dan wirausaha, serta menekankan pentingnya memasuki dunia bisnis dengan tekad kuat dan visi yang jauh ke depan.

Semua sesi Sharing Alumni ini memberikan peserta NLC 2023 wawasan berharga untuk merencanakan masa depan mereka dalam berbagai bidang karier. Para alumni dengan tulus mengungkapkan keterbukaan mereka untuk berbagi pengetahuan dan berkolaborasi dengan peserta NLC di masa depan. Sebuah testimoni dari salah seorang peserta menegaskan kegembiraannya atas materi dan pengalaman yang dibagikan oleh para alumni, menciptakan semangat untuk terus belajar dan berkembang dalam perjalanan karier mereka.

NLC 2023: Dr. Indrawan Nugroho Ajak Pemuda Gaungkan Inovasi Untuk Berkontribusi

Pada hari Jumat, tanggal 25 Agustus 2023, Idealisme Rumah Kepemimpinan melalui National Leadership Camp (NLC) 2023 menggelar sesi Dialog Tokoh yang inspiratif di Aula HB Yasin, PPPPTK Bahasa, Jakarta. Sesi ini mempertemukan lebih dari 300 peserta yang antusias dengan Dr. Indrawan Nugroho (CEO & Co-Founder CIAS) sebagai pembicara utama. Acara ini dimoderatori oleh Adi Wahyu Adji (Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan).

Dalam dialog yang penuh semangat, Dr. Indrawan Nugroho mengajak para pemuda Indonesia untuk menjaga idealisme dalam membangun bangsa. Beliau membawakan materi berjudul “A wake up call for our beloved nation” yang menghadirkan data-data grafis terkait kapasitas inovasi Indonesia dalam kompetisi di tingkat regional.

“Paparan ini berisi makna di balik angka,” ujar Indrawan Nugroho. Data dari World Competitiveness Ranking pada tahun 2020 menunjukkan bahwa Indonesia mengalami peningkatan daya kompetisi dari peringkat 40 menjadi 37. Meskipun perubahan ini tidak signifikan, Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam bidang inovasi berkat kreativitas budaya dan sains yang dimilikinya.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa peluang ini dapat dioptimalkan melalui beberapa pilar utama seperti pendidikan, fokus strategis, adaptabilitas, dan kebijakan yang mendukung bisnis. Pendekatan ini telah terbukti sukses di negara-negara seperti Hongkong, Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan.

Indrawan Nugroho juga menekankan bahwa “Competitiveness of a nation correlates directly with its income” (daya saing suatu negara berhubungan langsung dengan pendapatannya). Oleh karena itu, ia mendorong semua peserta NLC untuk turut berperan dalam menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Pada sesi tanya jawab, peserta aktif bertanya kepada Dr. Indrawan Nugroho. Beberapa pertanyaan mencakup strategi inovasi yang berkelanjutan, cara memastikan inovasi yang ditawarkan menyelesaikan permasalahan, dan bagaimana mengatasi stagnansi dalam program inovasi.

Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Indra menekankan pentingnya inovasi yang berkelanjutan dengan desain inovasi yang tepat, pengelolaan dana sebagai modal investasi, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung ide-inovasi yang progresif.

Sesi Dialog Tokoh ini memberikan wawasan berharga tentang pentingnya idealisme dan inovasi dalam memajukan bangsa. Peserta diharapkan akan mengambil inspirasi dari dialog ini dan berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah untuk Indonesia.

Dialog Alumni RK : Antara Idealisme dan Pragmatisme: Tantangan Menjaga Idealisme Kami di Dunia Nyata

Masih dalam rangkaian National Leadership Camp 2023, para peserta kedatangan 3 orang alumni spesial dalam malam idealisme. Dalam sebuah diskusi hangat namun berbobot bertajuk “Antara Idealisme dan Pragmatisme: Tantangan Menjaga Idealisme Kami di Dunia Nyata” diadakan. Acara ini mempertemukan beberapa alumni RK yang telah menjalani karier mereka dengan berbagai perjuangan dan kompromi di dunia nyata.

Lakso Anindito

Lakso Anindito, salah satu pembicara, menceritakan tentang pengalamannya berjuang di NGO dan UKP IV. Dia terlibat dalam kasus Mesuji, sebuah sengketa kompleks antara penegak hukum, masyarakat lokal, dan pengusaha sawit. Ini mencerminkan semangat dan usaha yang dia tanamkan ketika masih seorang mahasiswa.

Ketika bekerja di UKP IV selama pemerintahan SBY, Bang Lakso selalu menjadi bagian dari advokasi ketika ada isu-isu nasional yang penting. Namun, pengalamannya tidak berhenti di sana. Dia juga berkarier di KPK, sebuah lembaga yang memerangi korupsi di Indonesia. Namun, takdir berkata lain, ketika dia dipecat setelah mengikuti ujian TWK yang mengindikasikan kurangnya nilai nasionalisme dalam dirinya. Ini memberikan pelajaran bahwa menjalani karier sesuai dengan passion adalah kunci untuk mempertahankan idealisme.

Faldo Maldini

Faldo Maldini menceritakan pengalamannya setelah lulus dari RK. Dia menekankan betapa sulitnya menjaga “Mutaba’ah Yaumiah” atau ketaatan harian yang diajarkan oleh RK. Terkadang, dalam zona nyaman, pertumbuhan terhenti, dan kita harus mencari zona ketidaknyamanan untuk berkembang. Faldo juga berbicara tentang pengalamannya di berbagai universitas dan betapa pentingnya membuat pilihan yang tepat di awal karier.

Namun, Faldo juga memperingatkan tentang kenyataan politik di Indonesia. Dia mengatakan bahwa ketika seseorang memasuki dunia politik, idealisme sering kali terkikis oleh pragmatisme. Politik bisa menjadi jalur yang cepat untuk memengaruhi perubahan, tetapi juga merupakan tempat yang penuh dengan intrik dan taktik.

Shofwan Al-Banna

Shofwan Al-Banna, seorang alumni RK angkatan kedua, juga menceritakan tentang perjuangannya. Dia memiliki latar belakang yang tidak nyaman, dengan tempat tinggal yang nomaden. Namun, idealisme adalah senjata yang selalu menemani ketika dia melewati masa-masa sulit. Bagi Shofwan, motivasi adalah kunci untuk menjalani idealisme, dan keputusan harus didasarkan pada motivasi yang mulia.

Hari ini ketiga alumni tersebut sudah terjun ke dunia kontribusi masing-masing dengan tantangan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Lakso di dunia gerakan dan aktivisme, Faldo di dunia politik, dan Shofwan di dunia gerakan intelektual kampus. Ujian idealisme ada dimana-mana, tidak hanya di dunia politik. 

Pada sesi tanya jawab, beberapa peserta mengajukan pertanyaan tentang bagaimana menjaga idealisme sepanjang hidup, terutama ketika dihadapkan dengan kompromi pragmatis. Para pembicara menekankan pentingnya menemukan keseimbangan antara idealisme dan pragmatisme dalam perjalanan karier. Mereka juga membagikan pengalaman dan nasihat mereka tentang bagaimana menjaga semangat idealisme dalam berbagai situasi yang berbeda.

NLC 2023 : Membangun Jalur Karir Anda Dari Persiapan hingga Sukses

Masih sebagai bagian dari Literacy Day di hari pertama National Leadership Camp 2023, Rumah Kepemimpinan menggelar dialog pakar bersama Angga Fauzan, CEO dan Co-Founder My Skill. Tema yang menjadi bahan diskusi adalah “Literasi Karir: Membangun Jalur Karir Anda: Dari Persiapan hingga Sukses”

Dalam presentasinya, Angga membandingkan perjalanan membangun karir dengan bermain game, di mana Anda perlu memaksimalkan peluang. Beberapa faktor yang memengaruhi kesuksesan dalam mencari pekerjaan termasuk:

Hard Skill: Sejauh mana Anda memiliki kemampuan teknis dalam suatu bidang.

Soft Skill: Kemampuan Anda dalam mengelola diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain.

Delivery: Kemampuan Anda dalam mempresentasikan diri dengan baik.

Background: Latar belakang pendidikan atau pengalaman Anda.

Suitability: Sejauh mana Anda cocok dengan posisi yang Anda incar.

Competitive: Kemampuan bersaing dengan kandidat lain.

Angga menekankan bahwa penting untuk menguasai semua faktor ini, bukan hanya salah satunya. Seimbangkan antara penawaran yang Anda miliki (supply) dengan permintaan yang dicari (demand). Terlalu sering, pelamar hanya fokus pada mengirimkan CV tanpa memikirkan bagaimana mereka akan “mendelivery” diri mereka.

Dia juga mengingatkan peserta untuk mengatur ekspektasi mereka. Terkadang, kita terlalu memaksakan diri untuk mengejar profesi tertentu tanpa mempertimbangkan keterampilan yang kita miliki.

Angga menjelaskan bahwa kehidupan di dunia sekolah, kampus, dan dunia kerja sangat berbeda. Di dunia kerja, kita akan menghadapi persaingan, dinamika, dan tanggung jawab yang berbeda. Dia juga mengingatkan bahwa memiliki nilai yang baik, lulus dari universitas terkemuka, dan memiliki pengalaman magang bukanlah jaminan untuk kesuksesan dalam mencari pekerjaan.

Penting untuk memiliki keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Angga memberikan beberapa tips untuk meningkatkan kedua jenis keterampilan ini, termasuk menerima umpan balik, mencari sarana untuk melatih soft skill, memiliki mentor atau sahabat yang bisa memberikan kritik, menetapkan fokus pada hard skill, dan mengidentifikasi kesenjangan dalam keterampilan.

Angga juga menjelaskan tentang berbagai bentuk perencanaan keterampilan, seperti keterampilan horizontal, vertikal, T-shape, dan M-shape. Dia menekankan bahwa perusahaan akan mencari orang yang memiliki kelebihan lebih banyak daripada kekurangan.

Selanjutnya, Angga memberikan tips tentang bagaimana membuat CV yang efektif dan profil LinkedIn yang kuat. Dia menyarankan penggunaan foto formal, pembuatan judul yang sesuai dengan pekerjaan yang dicari, menulis rangkuman diri yang baik, dan mencantumkan pengalaman kerja yang relevan.

Dalam konteks wawancara kerja, Angga menekankan pentingnya penelitian tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Praktikkan wawancara dengan teman-teman sebagai persiapan. Dan yang terpenting, buktikan keterampilan terkait dan pemahaman Anda tentang pekerjaan yang Anda lamar.

Dalam sesi tanya jawab, Angga menjawab pertanyaan tentang magang, ambisi, passion, dan peluang dalam mencari pekerjaan. Dia menyarankan agar Anda memanfaatkan magang yang ada saat ini untuk mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman, berbicara dengan atasan jika ada masalah, dan mempertimbangkan pilihan Anda setelah magang. Angga juga menginformasikan bahwa My Skill memiliki lowongan magang tersedia.

Terkait dengan ambisi dan passion, Angga menyarankan agar kita dapat mengejar keduanya. Anda tidak harus memilih antara satu atau yang lain. Keduanya dapat menjadi kunci kesuksesan dalam mencari pekerjaan yang memuaskan.

NLC 2023 : Literasi Keuangan bersama Maybank Indonesia

Masih sebagai bagian dari Literacy Day di hari pertama National Leadership Camp 2023, Rumah Kepemimpinan menggelar dialog pakar bersama Rahma Suci Sentia, Shariah Advisory & Research Maybank Syariah. Tema yang menjadi bahan diskusi adalah “Mewujudkan Stabilitas Keuangan untuk Masa Depan yang Makmur”

Pada hari Kamis, 24 Agustus 2023, Rumah Kepemimpinan mengadakan acara inspiratif dengan tema “Literasi Keuangan: Mewujudkan Stabilitas Keuangan untuk Masa Depan yang Makmur.” Acara ini dihadiri oleh Fuliyanti Ingche, Branch Manager Maybank Sekuritas, dan Rahma Suci Sentia, Shariah Advisory & Research Maybank Syariah.

Acara ini dimulai dengan sambutan dari Martin Hendrawan, Area Branch Manager Maybank Indonesia, yang mengungkapkan keterlibatan Maybank dalam program literasi keuangan. Martin Hendrawan menyebutkan bahwa Maybank telah bekerja sama dengan Rumah Kepemimpinan untuk menyediakan layanan keuangan yang terintegrasi, termasuk pembukaan rekening dana nasabah.

Pemateri pertama, Rahma Suci Sentia, Senior Manager of Shariah Advisory and Assurance, membahas pentingnya literasi keuangan di kalangan mahasiswa. Ia mengungkapkan bahwa seringkali mahasiswa tidak diajari cara mengatur keuangan dan berinvestasi selama masa kuliah. Ini menyebabkan banyak mahasiswa menunda menabung dan tidak memiliki dana darurat. Rahma Suci Sentia menggarisbawahi pentingnya berinvestasi dan mengelola keuangan dengan bijak.

Ia juga membahas konsep “Shariah First,” yang mengedepankan solusi keuangan syariah di semua aspek bisnis. Sentia menjelaskan bahwa prinsip-prinsip syariah wealth management mencakup penciptaan kekayaan, akumulasi kekayaan, perlindungan kekayaan, pemurnian kekayaan, dan distribusi kekayaan melalui sedekah.

Selanjutnya, Fuliyanti Ingche, Branch Manager Maybank Sekuritas, memaparkan produk-produk Maybank Sekuritas, termasuk rekening online, rekening offline, rekening syariah, dan rekening margin. Dia juga memperkenalkan Syariah Online Trading System (SOTS), yang memungkinkan investor membeli saham dari perusahaan berbasis syariah di Indonesia.

Ingche menjelaskan pentingnya Saham Syariah dan mengenalkan indeks saham syariah, yang mencakup 552 saham berdasarkan data Mei 2023. Dia juga membahas fitur-fitur utama SOTS, termasuk mekanisme transaksi sesuai prinsip syariah, laporan kepemilikan saham shariah yang dipisahkan dari kepemilikan uang, dan banyak fitur lainnya.

Dalam sesi tanya jawab, peserta mengajukan pertanyaan tentang topik-topik seperti investasi emas, manajemen risiko untuk investasi di bon dan sukuk, serta program tabungan MyBank. Ingche memberikan jawaban rinci dan solusi untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Acara ini ditutup dengan ajakan untuk mulai berinvestasi syariah melalui layanan Maybank Sekuritas. Selain itu, workshop literasi keuangan juga diselenggarakan untuk memberikan pemahaman lebih lanjut tentang investasi dan pengelolaan keuangan yang bijak. Semua peserta diingatkan tentang pentingnya menabung dan mengelola keuangan dengan baik untuk memastikan masa depan yang lebih stabil dan makmur.