Ziarah Alm. Eyang Albari sebelum Membuka #RamadhanTerbaik

“Ketika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Bagi peserta dan alumni RK Regional Jogjakarta, sosok Alm. Eyang Albari bisa dibilang sudah seperti orangtua sendiri. Eyang Albari memiliki perhatian dan kontribusi yang begitu besar kepada RK khususnya Regional Jogjakarta. Asrama Putra sejak awal berdiri tahun 2004 sampai hari ini diserahkan sepenuhnya pemakaiannya kepada RK. Asrama Putri sejak tahun 2012 dibangun di belakang rumahnya dengan biaya sewa terjangkau untuk RK. Selain itu tentu sangat banyak kontribusi moril dan materil lainnya sepanjang proses pembinaan RK Regional Jogjakarta.

Pada hari kamis (31/3) peserta RK Regional Jogjakarta angkatan 10 melakukan ziarah ke makam Eyang Albari. Agenda ini merupakan datang dari inisiatif para peserta. Ziarah ke makam eyang diisi dengan do’a bersama dan wasiat dari sandi tentang mengingat kematian dan kebaikan dari Eyang Albari.

Semoga Eyang tenang disana, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah swt. Betapa bahagianya Eyang, dengan sedekah jariyah asrama yang sampai hari ini masih digunakan untuk pembinaan peserta RK Regional Jogjakarta, ilmu dan inspirasi yang selalu diingat oleh para peserta dan alumni RK Regional Jogjakarta, dan do’a yang selalu mengalir dari “anak-anakmu”, para peserta dan alumni RK Regional Jogjakarta untuk eyang.

Founders Talk : Menyerap Energi Bapak Husein Ibrahim untuk Terus Bergerak

Betapa tidak malu?

Usianya sudah tidak lagi muda, kondisi raganya sudah diganggu beberapa penyakit, tapi langkahnya masih tegak, suaranya masih lantang, dan semangatnya masih sangat membara. Dialah ayah dari para peserta Rumah Kepemimpinan, Bapak Laksda (Purn.) TNI Husein Ibrahim, MBA. Beliau juga termasuk dari para pendiri Rumah Kepemimpinan sejak tahun 2002, dan masih membersamai para peserta dan alumni hingga hari ini.

Pada hari Jumat (01/04), para peserta RK Regional Jakarta mendapatkan kesempatan istimewa untuk dapat berdialog langsung dengan Bapak Husein Ibrahim.

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, di auditorium Rumah Kepemimpinan dan melalui zoom meeting. Sebelum dimulai, para peserta membaca dzikir pagi bersama, mendengar pembacaan hadits Riyadush-shalihin dan kultum.

Topik diskusi bersama Pak Husein pagi ini adalah tentang “Ruh untuk Terus Bergerak”. Pak Husein banyak bercerita tentang momen awal didirikannya Rumah Kepemimpinan bersama Ustadz Musholli dan Bang Bachtiar Firdaus.

Salah satu ayat yang menjadi landasan beliau terus bergerak adalah QS. Al-Ankabut: 69 “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.”

Hal yang tidak kalah penting disampaikan Pak Husein adalah pentingnya menyadari bahwa kekuatan kita ada pada idealisme yang dipegang teguh lalu maksimalkan segala ikhtiar agar bisa menghasilkan kebermanfaatan yang luas dan menjadikan kerja dan karya kita sebagai sarana mengabdi pada Allah. Pak Husein juga bercerita bahwa kiprah alumni Rumah Kepemimpinan sangat luar biasa, kerja-kerja keras yang berdampak masih bisa dirasakan hingga hari ini. Beliau berharap agar para peserta yang nantinya akan segera berganti status menjadi alumni agar melanjutkan perjuangan ini.

Pertemuan pagi ini dengan Pak Husein menjadi momen yang sangat berharga bagi peserta. Meski Pak Husein sudah tidak lagi muda, tetapi semangat beliau begitu besar dan menular. Tidak sedikit peserta yang melanjutkan diskusi kultural dan meminta berfoto setelah agenda selesai. Sehat selalu Pak Husein!