Jakarta, Senin (25/3) Rumah Kepemimpinan kembali menjalankan silaturahmi ke institusi Majelis Ta’alim Telkomsel di Telkomsel Smart Office, Jakarta. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari proposal kerjasama yang sebelumnya telah diajukan. Yakni pertemuan langsung Ketua MTT dengan peserta Rumah Kepemimpinan terpilih.

Pada kesempatan ini Rumah Kepemimpinan diwakilkan oleh Bapak Fachriadi Tanjung (Direktur Bidang Kemitraan dan Fundraising), Adlul Hamidi Zalnur (Staf Bidang Kemitraan dan Fundraising). Ditambah 3 orang peserta Rumah Kepemimpinan angkatan 9 yaitu Kabul Hidayatullah (R1 Jakarta Putra), Tiva Rahmita (R1 Jakarta Putri) dan Akhmad Kusairi (R5 Bogor). Selain MT Telkomsel diwakilkan langsung oleh Bapak Achsinanto Risantosa (Ketua Umum), Bapak Novi Faldian Alfianto (Ketua Divisi UPZ), dan Ade Andhyka (Manajer Program).

Pertemuan dibuka oleh Bapak Ade, beliau menjelaskan bahwa maksud dari pertemuan ini untuk mendengarkan langsung wejangan dan arahan langsung dari Ketua MTT, Pak Santo. Selain itu, Pak Ade menegaskan kembali bahwa 5 peserta yang terpilih merupakan peserta terbaik yang MTT pilih karena memiliki nilai akademik yang baik, aktif berorganisasi dan memiliki prestasi baik akademik dan/atau non-akademik. “Untuk generasi pertama kami memilih 1 orang untuk diberikan beasiswa. Karena kami puas dengan yang pertama kami menambah memiliki 4 orang. Dan tahun ini kami menambahkan menjadi 5 peserta.” lanjut Pak Ade.

“Kami sangat membuka peluang kolaborasi kepada rekan-rekan peserta untuk bisa menyampaikan proposal kegiatannya kepada kami. MTT fokus pada isu keumatan, lingkungan, dakwah, kesehatan dan sosial.” ungkap Pak Novi menambahkan.

Beberapa saat kemudian, Pak Santo pun hadir dalam pertemuan ini untuk melanjutkan ke sesi beliau. Awalnya ada dialog antara Pak Santo dengan peserta terkait visi misi hidup mereka kedepannya. Beliau juga disuguhkan tayangan video saat mereka mengikuti Open Recruitmen RK angkatan 9 (video tentang definisi kepemimpinan, apa itu RK?, dan mengapa RK harus memilik mereka) dan video visualisasi mimpi para Peserta Rumah Kepemimpinan angkatan 9. Pak Santo sangat mengapresiasi setiap Peserta memiliki mimpi yang tinggi dan turut mendoakan keberhasilan para peserta.

Agenda terakhir yaitu mendengarkan wejangan dari Pak Santo. Beliau membuka dengan QS Al-‘Ashr, terkait manusia yang merugi kecuali orang yang beriman, beramal shalih dan saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan kesabaran (dakwah). Para peserta sangat antusias dalam menyimak nasihat dan beberapa cerita hikmah dari Pak Santo. “Pendidikan adalah kunci dalam membangn peradaban. Tidak ada peradaban tanpa pendidikan. Oleh karena itu saya sangat mendukung Rumah Kepemimpinan yang bergerak dalam dunia pendidikan khususnya mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua yang terlibat didalamnya.” ucap Pak Santo.

“Kami berharap tidak hanya menyalurkan beasiswa saja, tapi banyak hal (program) yang bisa dikolaborasikan. RK memiliki sumber daya manusia dengan berbagai potensi. Kami berharap dapat dikomunikasikan kepada kami agar kami bisa turut mendukung pengembangan potensi tersebut.” tutup Pak Santo.

Sebelum ditutup, Pak Ade menyampaikan bahwa selanjutnya akan diadakan prose tanda tangan kontrak pada bulan April karena MT Telkomsel akan melakukan perubahan nama dan bentuk organisasi per April 2019. Harapannya pada saat tandatangan kontrak dapat dihadiri langsung oleh Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan.

Terakhir, Pak Fachri menyampaikan rasa terimakasih kepada MTT yang telah bersedia menerima kunjungan dari Rumah Kepemimpinan. Beliau yakin RK dan MTT akan banyak kolaborasi kedepannya karena memiliki visi yang sama. Dan juga terbuka peluang tidak hanya 5 orang yang menerima beasiswa saja, tapi seluruh peserta RK yang memiliki program-program kebaikan lainnya.

Semoga pertemuan ini semakin memperkokoh gerakan kita dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat. (AHZ)