Dialog Tokoh Regional 1 Jakarta

“Agama kita mengajarkan bahwa setiap kita adalah pemimpin paling tidak diri sendiri. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban akan kepemimpinannya. Maka kita harus menyiapkan kelayakan.” –Kang Aher.

Pada hari Selasa, 7 Agustus 2018 telah dilaksanakan Dialog Tokoh bersama Gubernur Jawa Barat periode 2008 – 2018, Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si.

Dialog Tokoh adalah salah satu program dari rangkaian pembinaan kepemimpinan selama 22 bulan untuk penerima beasiswa pemimpin Indonesia, Rumah Kepemimpinan. Tema yang diangkat pada DT bersama Pa Gub adalah “Membangun Diri Menjadi Pemimpin yang Berintegritas, Berkarakter, dan Berprestasi.”

Dialog Tokoh dilaksanakan di Auditorium Rumah Kepemimpinan Jakarta pada pukul 20.00-22.00 WIB. Dialog Tokoh juga dihadiri oleh asrama-asrama pembinaan lainnya yang ada di Jakarta, yaitu STT Nurul Fikri, Indonesia Quranic Foundation, Kader Surau YBM BRI, Rumah Peradaban, Yayasan Keluarga Muslim FEB UI,, Beastudi Etos, Walisongo, dan Asrama UI.

Kang Aher menyebutkan bahwa menjadi pemimpin itu harus memiliki integritas. Integritas pada diri, Tuhan, rakyat, dan alam semesta. Pemimpin adalah orang yang mampu bertahan dalam menikmati ketegangan yang berkepanjangan. Ada banyak hal yang diatur selama memimpin dan melihat apapun yang dihadapi dengan senyuman. Integritas, anggaran efektif dan memikirkan indonesia. Memimpin itu Indah dan bisa menghasilkan kebaikan. Satu jargon yang akhir dari dialog tokoh kali ini adalah seharusnya pemimpin mampu “massifkan kebaikan!”

Berbagi dengan yang lain: