Jumat (27/07) siang dalam sesi Third Sector Talk, Satria Ugahari (Indonesia Mengajar) dan Adnan Mubarak (UNICEF) hadir dan berbagi inspirasi kepada para pemimpin muda. Sesi ini diawali dengan Satria Ugahari yang merupakan Direktur Indonesia Mengajar. Beliau menceritakan perjalanannya yang berawal dari private sector yang merasa bahwa pekerjannya membuat beliau kurang bisa berkomunikasi dengan baik di lingkungan sosial. Sehingga beliau membutuhkan pengalaman lain untuk melatih hal tersebut dengan bergabung di sebuah yayasan bernama Indonesia Mengajar.

Dengan terjun di sektor ini, Satria Ugahari merasa tidak hanya dilatih untuk memikirkan diri sendiri, namun kita harus berpikir besar untuk orang-orang di sekitar kita. Dengan berpikir besar, kita akan terbiasa untuk melakukan hal-hal besar. Namun hal besar tidak akan terjadi jika kita sendiri tidak memulai langkah pertama. Langkah pertama itulah yang seringkali menjadi masalah dalam sektor ini. Maka sebisa mungkin, ketika kita sudah tau hal-hal apa yang harus kita lakukan, kita harus segera melakukannya sedini mungkin.

Sama halnya dengan Bang Adnan, beliau merupakan salah satu penggerak dalam UNICEF Indonesia. Beliau menyampaikan keterkaitan UNICEF dalam perumusan SDGs (Sustainable Development Goals) dan implementasi dalam programnya. Beliau pun berharap kita kita dapat ikut serta dalam perwujudan SDGs dengan mulai belajar dan memahami hal-hal yang menjadi tujuan dalam SDGs serta mengimplementasikannya dengan penuh pemikiran dan pertimbangan.

Terakhir, Bang Adnan memberikan pesan kepada para peserta bahwa nama instansi ini boleh berganti RK, namun esensinya tetap PPSDMS. Pertama program pembinaan, dan kedua kalian merupakan SDM strategis. Oleh karena itu, pastikan kita memiliki kontribusi dan tidak mati sebelum berakhir. Satria Ugahari pun menyampaikan closing statement-nya, jika kita benar-benar mau berkontribusi pada negeri ini, maka yang harus kita lakukan adalah dengan kita ikut bekerja, dan itu dimulai dari diri sendiri.

Berbagi dengan yang lain: