Siang hari, tak biasanya peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya berkumpul di Aula asrama. Berbeda pada hari itu, Rabu (24/1), peserta Rumah Kepemimpinan berkesempatan mendapatkan ilmu baru dan penting dari Coach Rio Purboyo seorang trainer, Talent Development. Agenda siang itu bertajuk Leadership Training dengan tema bahasannya adalah “Becoming Facilitator”, menjadi fasilitator.

Agenda tersebut dilaksankan sejak pukul 13.30 sampai waktu maghrib tiba. Agenda dipandu oleh moderator Hafizhul Islam, peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya yang juga mahasiswa Teknik Material ITS.

Tanpa berlama-lama dalam sesi pembukaan, Hafizhul langsung menyerahkan sesi hari itu kepada Coach Rio yang sudah siap menggebrak peserta. Dengan gaya khasnya, Coach Rio membuka dengan penuh semangat. Coach Rio adalah trainer yang aktif dan banyak interaksi dengan peserta, sehingga hampir bisa dipastikan tak ada peserta yang mengantuk.

Beliau mengawali paradigma belajar. Bahwa ada 3 keutamaan belajar yang perlu diketahui, yaitu  belajar sebagai Sumber kesehatan, kemakmuran, dan kebijaksanaan. Tentu, beliau menyampaikan kepada peserta tentang makna fasilitator. “Fasilitator bertujuan memudahkan orang lain menyelesaikan masalah”, kurang lebih begitulah makna fasilitator yang disampaikan Coach Rio.

Selain penyampaian materi dan wawasan, peserta juga diajak bermain yang didalamnya terdapat esensi dari fasilitator. Mulai bermain “D’BOOMING” hingga membuat pesawat kertas. Sangat menarik dan peserta begitu antusias. Sehingga tak terasa waktu sudah hampir magrib. Acara tersebut juga diselingi dengan diskusi atau tanya jawab untuk memperjelas materi yang disampaikan coach Rio.

Acara berakhir menjelang maghrib, dan ditutup dengan foto bersama.

Berbagi dengan yang lain: