Rumah Kepemimpinan dan segenap rakyat Indonesia bersinergi & bersatu demi Palestina, demi Al-Quds, demi Al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam di seluruh dunia. Amerika & Israel jelas telah melanggar hukum internasional, Tidak ada negara di dunia yang bisa mengakui kepemilikan Israel atas Yerusalem atau upayanya untuk mengubah susunan geografi dan demografi di wilayah tersebut!!

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]

Yerusalem telah lama menjadi pusat konflik antara Palestina dan Israel selama bertahun-tahun. Adalah keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui secara sepihak Yerusalem sebagai ibukota Israel telah memicu unjuk rasa di seluruh wilayah di Palestina dan umat muslim dunia. Pada Rabu (13/12) puluhan petinggi negara Muslim termasuk Indonesia, Bpk Joko Widodo berkumpul untuk mengikuti KTT Luar Biasa di istanbul, Turki siap membantu penuh kemerdekaan saudara muslim yang ada di Palestina demi kemanusiaan dan mengumumkan bahwa Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Orang-orang Palestina berharap Yerusalem Timur yang sekarang diduduki oleh Israel pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina yang merdeka di masa depan.

Segenap jajaran Eksekutif Pusat Rumah Kepemimpinan beserta keluarga mereka turut bergabung di aksi #BelaPalestina untuk rasa kemanusiaan dan simpati nya dengan saudara muslim di Palestina di Monas, Jakarta (17/12)

photo_2017-12-18_10-14-55 photo_2017-12-18_10-14-57

photo_2017-12-18_10-14-59 photo_2017-12-18_10-15-01

Berbagi dengan yang lain: