Hari Jumat (6/10) peserta Rumah Kepemimpinan, Regional 4, Surabaya sedang melangsungkan kegiatan Sharing Alumni dengan cak Arya Adiansyah selaku SPV Regional 1 Jakarta. Cak Arya yang asli Surabaya ini juga merupakan mantan ketua BEM Universitas Indonesia periode 2016.

Sarjana psikologi ini sebagai alumni Rumah Kepemimpinan angkatan VII memberikan gambaran terkait kehidupan di asrama dahulu dan kegiatan pada pasca kampus nantinya. Berdasarkan cerita cak Arya saat bersekolah di SMA Negeri 5 Surabaya, cak Arya sudah terlatih untuk memimpin dan hal itulah yang menjadi masukan pada kegiatan pagi itu.

Cak Arya membeberkan pengalaman yang dapat dijadikan sebagai motivasi kepada Heroboyo yakni, orang yang selalu merasa dirinya puas akan ketercapaian dan prestasinya maka akan kalah oleh orang yang akan senantiasa belajar. Dari belajar itulah masing-masing orang mendapatkan hal baru untuk kemudian dijadikan pembelajaran di masa depan. Baik itu dalam hal kepemimpinan dan hal-hal lainnya. Bahkan parahnya jabatan-jabatan di kampus seperti ketua BEM Fakultas atau bahkan Univeristas atau ketua Himpunan dan lain-lain maka tidak spenuhnya akan berguna pada saat kehidupan pasca kampus dan memasuki dunia kerja. Semua itu mulai dari nol dan haruslah kita mnjadi pembelajar sejati.

Cak Arya juga menyampaikan tentang pengaruh nilai yang ditanamkan oleh Rumah Kepemimpinan kepada beliau. Beliau menyampaikan bahwa ia baru merasakan makna nilai yang diajarkan oleh Ust. Musholi dengan ROMO-nya (Rendah Hati, Openmid, Moderat dan Objektif – ROMO) setelah menjadi alumni. Dan hingga kini, beliua sangat antusias ketika ada forum atau majlis ilmu bersama Ust. Musholi.

Untuk menghadapi dunia paska kampus, pada dasarnya setiap peserta perlu memiliki nilai atau kebermanfaatan di masyarakat. Dalam sektor apapun. Sehingga dalam profesi apapun, nilai kebermafaatan dan kontribusi yang ditanamkan oleh Rumah Kepemimpinan terus terjaga.

Semoga diskusi singkat ini memberikan dampak bagi peserta untuk menyiapkan sedari dini soal paska kampus dan kontribusi yang akan dilakukan. Sehingga semakin cepat menentukan arah, semakin cepat memberikan manfaat kepada umat.

Berbagi dengan yang lain: