Followup dari pertemuan pertama pada bulan Agustus menghasilkan kolaborAction berupa training dan orientasi dari NAMA Foundation. Nama Foundation sendiri adalah Institusi yang fokus pada sektor pendidikan & sektor ketiga (NGO). Momen ini juga membulatkan status Rumah Kepemimpinan sebagai local partner serta Mitra NGO yang siap untuk disupport baik dari materi dan finansialnya.

Organisasi kemanusian NAMA Foundation bertekad terus mengembangkan sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga, atau lembaga sosial kemasyarakatan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan CEO NAMA Foundation, Saleh Bazead di sela-sela acara Civil Community Capacity Building (CCCB) Forum di Jakarta, Senin (9/9).

Saleh mengungkapkan bahwa dalam kerangka kerja pada tahun 2018, NAMA Foundation mempunyai tiga program unggulan yang akan diimplementasikan di Indonesia. Pertama pendirian pusat pengembangan sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga. Kemudian pemberdayaan sektor pendidikan pada aspek pengajar, siswa dan manajemen sekolah. Terakhir pemberdayaan sektor ketiga pada aspek peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga, pembiayaan, dan program-program yang melibatkan massa dan kerelawanan.

Pada Agustus 2017 ini, Alhamdulillah kolaborasi Rumah Kepemimpinan dengan NAMA Foundation mendapatkan titik temu dengan program kerjasama dari serangkaian pelatihan SDM pengurus RK, sampai sinergi program untuk beneficiaries Rumah Kepemimpinan. “Bekerja bersama lebih baik dari pada bekerja sendiri. Saya berharap akan terjadi interaksi yang intens antara NAMA Foundation dan organisasi sosial kemasyarakatan di Indonesia. Bisa saling memberi motivasi dan bekerja sama, sehingga akan lebih banyak kebaikan yang mengalir kepada masyarakat Indonesia. Membawa masyaraka Indonesia menuju kesejahteraan yang lebih baik,” tutup beliau.

Berbagi dengan yang lain: