Sharing alumni merupakan agenda wajib bagi semua peserta Rumah Kepemimpinan, tidak terkeculai Regional 5 Bogor. Sharing alumni kali ini diadakan spesial karena bekerjasama dengan linisehat.com, Program ini merupakan sebentuk CSR tahunan dari linisehat.com. Tema yang diusung sangat menarik, yaitu “Berbagi Suka dan Buka; Kesehatan Pranikah “ dengan narasumber Septian Suhandono, S.Gz selaku CEO dari linisehat.com itu sendiri yang juga merupakan Alumni Rumah Kepemimpinan Regional V Bogor Angkatan 5.

Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Juni 2017 pada pukul 16.30-18.00 WIB dan bertempat di Aula Alumni Rumah Kepemimpinan Regional V Bogor. Banyak hal yang dibagikan oleh Kang Septian terkait kesehatan pranikah maupun kebuthan gizi tubuh melalui sistem “tumpeng gizi”. Pengetahuan tentang kesehatan pranikah ini sangat diperlukan mengingat banyak orang yang menganggap bahwa nikah hanya sekedar akad sampai lupa bahwa bukan hanya itu yang menjamin kesuksesan berumah tangga. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan pranikah beresiko untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperatikan terkait hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan pernikahan, antara lain;

  1. Perhatikan Indeks Massa Tubuh. Pastikan bahwa Indeks Massa Tubuh dalam keadaan normal dengan melakukan kontrol asupan gizi makanan dan rajin berolahraga.
  2. Penyebab banyaknya kejadian BBLB (Bayi Berat Lahir Rendah), kegagalan persalinan, dan tingginya AKI (Angka Kematian Ibu) 37% disebabkan oleh Anemia, cara mencegahnya dengan konsumsi makanan kaya zat besi, suplemen penambah darah, dan kurangi begadang.
  3. Kasus ini cukup banyak melanda pasangan pengantin dan rata – rata terdeteksi setelah terdapat masalah kepada anak mereka, oleh karena itu disarankan untuk setiap pasangan yang hendak menikah melakukan test Rhesus terlebih dahulu.
  4. Tekanan darah. Orang dengan tekanan darah normal memiliki nilai 120/80 mm Hg. Tekanan darah tinggi perlu diwaspadai apabila diderita oleh ibu hamil, karena memiliki resiko kegagalan pada saat persalinan lebih tinggi.
  5. Gula darah. Jaga selalu kadar gula darah anda, khususnya untuk ibu hamil dimasa mendekati persalinan.
  6. Vaksin TT dan Hepatitis B. Jangan lupa untuk melakukan vaksinasi TT dan Hepatitis B di Puskesmas tedekat sebelum melakukan pernikahan.
  7. Persiapkan rencana pengeluaran yang matang mulai dari kebutuhan sehari-hari, persalian, dan kebutuhan lain.

Tips-tips tersebut sangat berguna bagi pasangan yang hendak menikah dan selayaknya pernikahan dapat berjalan lancar apabila dapat direncakan dan dipersiapkan dengan baik.