Pepatah “Tuntutlah Ilmu Sampai Negeri Cina” yang bermakna menuntut ilmu sejauh mungkin, tapi Jamal panggilan akrab Jamaluddin mahasiswa geofisika Unhas 2012 benar-benar mewujudkan untuk menuntut ilmu ke negeri Cina, tepatnya  di China University of Petroleum Qingdao melalui program beasiswa China-ASEAN Extraordinary Scholarship 2016/2017 and China-Indonesia Extraordinary Scholarship 2016/2017.

Pria kelahiran 26 Januari 1994 ini lahir dalam kondisi keluarga sederhana dengan ayah seorang petani, tapi hasil didikan kedua orangtua membuat ia kini meraih prestasi yang luar biasa seperti mawapres 2015, ON-MIPA tingkat nasional dan lulusan geofisika terbaik Unhas dengan predikat cum laude.

Tekad mengubah kondisi keluarga menjadi lebih baik dan membanggakan orang tua menjadi motivasi tertinggi Jamaluddin untuk meraih kesuksesan. Memilih fokus menjadi seorang akademisi, membuat ia berpikir bagaimana berkontribusi untuk Indonesia di bidang pendidikan. Menjadi seorang akademisi, ia ingin memimpin daerah tempat tinggalnya dan membangunnya dengan cerdas melalui ilmu yang digeluti,

Menyeimbangkan akademik, prestasi, organisasi bagi mahasiswa tentu bukanlah hal yang mudah. Tapi itu telah dibuktikan oleh Jamaluddin saat menjadi wisudawan terbaik Geofisika Unhas, mahasiswa berprestasi Unhas dan aktif di kelembagaan lingkup fakultas

Rumah kepemimpinan selalu memberikan ia pencapaian target tiap bulannya, tapi itu tidak dijadikan beban justru pemacu agar menjadi lebih baik dengan prestasi yang ia torehkan hingga ia merasakan efeknya sekarang seperti mendapat tawaran beasiswa kuliah diluar negeri yang cukup banyak

“Bermimpilah setinggi mungkin, karena mimpi adalah awal usaha yang oleh kita pasti berusaha mewujudkannya.jika dalam usaha perwujudan mimpimu itu menemui kegagalan maka setidaknya kau dapat pengalaman didalamnya.”ujar Jamal