Sabtu, 23 Juli 2016 pukul 00.00 WIB menjadi waktu bagi Rumah Kepemimpinan Regional 5 Bogor (PANDAWA) angkatan delapan untuk menarik jangkar, bersiap mengarungi samudera perjuangan menuju sebuah pelanuhan akhir bernama “pemahaman hidup yang baik”.

ATM center IPB menjadi saksi pemberagkatan para ksatria pandawa memasuki bahtera perjuangan mereka. Dibimbing sang-kakak (Pandawa 7) mereka menuju pos-pos pemeriksaan kelengkapan perjalanan. Bekal berupa kesipan niat, penyetaraan ekspektasi dan realita, dan konsekuensi atas pilihan menempuh pelayaran bersama Rumah Kepemimpinan.

851423652_139601_11478631797444347215

Pos pertama membimbing mereka menuju sebuah pemahaman kontribusi untuk kapal yang mereka tumpangi agar tak terbawa arus lalu tenggelam, dan karam. Pos kedua memberikan sejarah pengalaman hidup selama di bahtera yang mungkin juga akan menjadi sejarah mereka dalam konteks yang lebih baik. Pos ketiga tentag komitmen dan konsekuensi. Pos ini memberikan pemaparan tentang konsekuensi atas pilihan utuk mewakafkan diri kepada Rumah Kepemimpinan.

851423560_141339_16615426283039332147

Para pandawa Bogor, di setiap pos tersebutlah, mereka merangkai fakta demi fakta menyejajarkan espektasi dan realita. Pada pos=pos tersebutlah, para pandawa menguatkan niat dan membulatkan tekad untuk sebuah pengabdian konkrit untuk agama, bangsa dan negara.

Acara puncak dari perjalanan ini adalah sebuah tantangan untuk membuat ikrar agar selama proses pelayaran tak ada awak kapal yang terjatuh dari bahteranya. Saling menjaga sesama ponggawa armada sampai masing-masing dari mereka menjadi nahkoda dalam kapal-kapal yang mandiri dalam satu aliansi menuju Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

851416523_140750_1643525789956216903

Penutup perjalanan ini adalah sebuah istirahat hakiki, sebagaimana sabda sang nabi, “yaa Bilal, arihna bishsholah”. “Wahay Bilal, istirahatkan kami dengan sholat. Di sepertiga malam terakhir munajat menjadi bekal pamungkas untu sipa berlayar bersama.

Salam tinta dari gurita merah jambu (SPV R5)